ads space

7 Gejala dan Masalah Pada Ignition Coil Mobil dan Biaya Penggantian

7 Gejala dan Masalah Pada Ignition Coil Mobil dan Biaya Penggantian

Dalam artikel kali ini kita akan berbagi informasi mengenai kendala yang dialami dalam berkendara dimana kendala tersebut berasal dari Ignition coil (penyala pengapian) yang buruk. Jadi anda akan mengetahui fungsi dasar Ignition coil ( penyala pengapian ), Gejala yang buruk, bagaimana melakukan test, dan juga biaya penggantian rata – rata, mari kita mulai !

Fungsi dasar Ignition Coil ( Penyala Pengapian )

Ignition coil atau dalam bahasa indonesia adalah penyala pengapian adalah rangkaian elektronik yang dirangkai secara compact untuk menyalurkan atau mentransmisikan tegangan tinggi yang kemudian dialirkan menuju busi (Sparkplug). Atau bisa dibilang rangkaian ini akan meningkatkan tegangan battery 12 V menjadi tegangan ekstra tinggi kurang lebih 15 KV ( Kilo volt ), yang kemudian untuk menyalakan bahan bakar dan menggerakkan mesin. Secara visual sudah kita singgung diatas bahwa Ignition Coil terhubung dengan busi (Sparkplug) dimana terhubung melalui kabel atau tanpa kabel dan langsung terpasang (terpasang pada dudukan Ignition Coil). Dalam setiap busi pada mesin memiliki Ignition coil masing – masing, apabila mesin empat silinder berarti memiliki 4 Ignition Coil. Busi membutuhkan kurang lebih 15.000 atau 20.000 volts tegangan listrik untuk membentukletupan atau loncatan bunga api yang bisa membakar bahan bakar. Jika Ignition Coil terlalu lemah dan akan menghasilkan konsumsi bahan bakar yang buruk dan mesin menjadi Misfire ( salah pengapian ).


7 Gejala dan Masalah Pada Ignition Coil Mobil dan Biaya Penggantian
7 Gejala dan Masalah Pada Ignition Coil Mobil dan Biaya Penggantian


Gejala Buruk Pada Ignition Coil

Jika mobil berperilaku seperti tersendat dan adanya masalah saat berkendara dikecepatan rendah, ini mengindikasikan bahwa Ignition Coil mulai rusak. Gejala ini tidak mutlak menjadi acuan, tergantung dari kondisi berbagai kegagalan pada Ignition Coil.

1. Pengapian Yang Mundur (Backfiring)

Pengapian yang mundur mengindikasikan awal gejala bahwa Ignition Coil mulai bermasalah. Pengapian yang mundur terjadi ketika bahan bakar yang tidak terpakai dalam ruang bakar mesin keluar melalui pipa pembuangan (Exhaust Pipe). Jika masalah ini dibiarkan tidak ditangani yang kemudian akan berdampak pada biaya perbaikan yang membengkak akibat tidak segera dilakukan perbaikan dalam jangka waktu tertentu. Pengapian mundur bisa dideteksi melalui gas buang yang berwarna hitam pekat. Bau bensin yang keluar yang menyengat juga menandakan ciri awal kegagalan Ignition Coil.

2. Efisiensi Bahan Bakar (Fuel Economy)

Gejala lain yang timbul apabila Ignition Coil mengalami gangguan adalah efisiensi bahan bakar jadi lebih boros. Apabila kondisi bahan bakar yang terpakai tidak sama dengan jarak tempuh yang wajar, hal ini bisa jadi menandakan bahwa Ignition Coil mulai mengalami gangguan.

Baca Juga : Fuel Consumption and Roda Pattern Test

3. Mesin Salah Pengapian (Engine Misfire)

Mesin salah pengapian akan terlihat pada mesin yang mengalami kondisi misfire atau salah pengapian. Mencoba menyalakan mesin dengan menyamakan dengan kendaraan yang mengalami gejala tersendat, bunyi anah secara reguler akan mengakibatkan mesin salah pengapian. Ketika berkendara dengan kecepatan yang tinggi, kondisi “nyentak” akan terlihat pada kebiasan suatu mobil. Kendaraan yang mengalami Engine Misfire atau salah pengapian biasanya juga menglami getaran yang tidak wajar ketika putaran idle / langsam ketika kondisi berhenti.

4. Mobil Nyendat (Vehicle Stalling)

Kegagalan pada Ignition Coil Juga akan menghasilkan mobil “nyendat” atau Engine Stalling. Ini diakibatkan oleh loncatan bunga api yang tidak sesuai yang dikirim oleh busi dimana Ignition Coil mengalami kegagalan.

5. Mesin Nyentak, Langsam Kasar, Tenaga Lemah (Engine Jerking, Rough Idling, Poor Power)

Gejala lain adalah mesin nyentak, mesin langsam kasar dan mesin mengalami getaran yang acak (random) walaupun juga pada saat kondisi akselerasi. Dan ini akan berdampak pada tenaga yang lemah ketika dikendarai.

6. Indikator Mesin Menyala (DTC On)

Biasanya kode yang muncul ketika dilakukan perayapan oleh alat kusus adalah P0351 (Ignition Primary/Secondary Circuit Malfunction), namun dibeberapa mesin berbeda brand berbeda pula kode yang muncul, diantaranya adalah P0301, P0302, P0303 ( Engine Missfire On Cylinder 1, 2, 3 ) Or Engine Misfire Random ). Jika Ignition Coil mengalami masalah, tentu indikator lampu mesin pada dahsboard akan menyala, segera lakukan perayapan dengan menggunakan alat kusus, semisal scan tool untuk memeriksa kegagalan.

Baca Juga : Engine Check Lamp Menyala

7. Mesin Susah Start (Engine Hard Starting)

Gejala ini akan terjadi kususnya ketika mesin yang digunakan menggunakan Ignition Coil Single. Jika Coil Ignition mengalami kegagalan , ini artinya mesin akan memutar (Cranking) tanpa percikan bunga api didalam silinder.

Biaya Penggantian rata – rata Ignition Coil yang mengalami kerusakan

Biaya penggatian sangat tergantung dari model dan jenis Ignition Coil yang digunakan oleh setiap mobil. Beberapa ada yang murah diantara Rp.975.000 sampai Rp. 11.700.000. Jika anda menyewa tenaga ahli untuk melakukan penggantian, mungkin biaya jasanya sekitar Rp.650.000 – Rp.1.300.000. 

Bagaimana Cara Menguji Ignition Coil

Untuk melakukan pengujian pada Ignition Coil, pertama matikan mesin, buka engine hood, ankat ignition coil beserta busi dan tempelkan ke area negatif pada mesin, gunakan sarung tangan karet agar tidak tersengat listrik. Apabila loncatan bunga api muncul dan terlihat biru ini menandakan Ignition Coil masih berfungsi dengan baik.

Terimakasih sudah berkunjung dan mebaca, semoga bermanfaat

Catat Ulasan

0 Ulasan