Penyebab Mobil Bergetar Pada Kecepatan Idle, Akselerasi dan Kecepatan yang Bervariasi
Mari kita berdiskusi mengenai Mobil bergetar saat kecepatan idle/langsam, akselerasi/kecepatan tinggi dan pada berbagai kecepatan. Mari belajar mengetahui beberapa gejala mengenai mobil yang bergetar dalam kondisi yang lebih spesifik.Mobil Bergetar Ketika Akselerasi dan Idle
Ketika mobil dalam putaran mesin yang idle atau langsam atau pun pada kecepatan / akselerasi, apakah mobil bergetar ? jika demikian, kemudian periksa RPM. Ketika putaran mesin idle/langsam dan bergetar, RPM seharusnya berada pada 600 sampai 800 RPM. Ketika mesin berkaselerasi atau melakukan percepatan dan bergetar, RPM berada pada 2000 sampai 3000. Hal ini bisanya dikarenakan oleh gejala kerusakan pada Engine Mounting (Peredam Getaran/Penumpu mesin). Selalu ingat bahwa Engine mounting berada pada bodi kendaraan dan mesin yang terhubung. Tujuan keseluruhan dari engine mounting adalah untuk meredam getaran pada bodi mobil. Apabila terdapat gejala kerusakan pada engine mounting, pastinya bodi kendaraan akan terasa getar.![]() |
| Mobil Getar Saat Diam (Idle) |
Mobil Bergetar Ketika Pada Kecepatan yang Bervariasi (Ketika Mobil dikendarai)
Ketika mobil bergetar di semua kecepatan, dimungkinkan ada berbagai kondisi yang mempengaruhi, berikut adalah penyebabnya :
1. Masalah Pada Ban dan Velg (Tire and Wheel Rim Problem)
Jika anda mengalami masalah pada ban di mobil anda, getaran mungkin terjadi, mungkin anda tidak melakukan balancing (penyeimbangan) pada ban yang cukup lama dan menyebabkan ban tidak rata. Ini menyebabkan goncangan dan getaran juga. Jika anda mengalami masalah mobil getar, biarkan mekanik handal memeriksa ban mobil anda, dan mereka akan merekomendasikan untuk melakukan wheel alignement (meluruskan kembali roda). Apabila roda sudah dilakukan wheel alignment namun getaran masih muncul, kemudian segera periksa alur ban, mungkin ban anda sudah mulai aus. Jika alur terlihat aus dan menyebabkan getaran, pertama coba untuk merotasi posisi ban, ini akan membantu menyeimbangkan dan mengurangi getaran. Pada akhirnya, velg roda mungkin membutuhkan penyeimbangan lebih lanjut.2. Poros Propeler (Propeler Shaft)
Jika mesin anda berada pada posisi depan dan penggerak belakang (FR) Front Engine, Rear Drive, roda mendapatkan penyaluran putaran melalui poros propeler. Karena itu, jika terdapat masalah pada poros Propeler, mobil akan mengalami guncangan dan getaran. Mungkin juga akan terdengar suara dengung yang kuat, tidak perduli seberapa cepat anda mengendarai mobil, dengungan akan semakin kuat pula.3. Poros Axle (Axle Shaft)
Jika anda mengendarai melewati trotoar yang bergelombang dan mungkin mengalami kecelakaan kecil, jangan beranggapan bahwa semua baik – baik saja jika setelah kecelakaan tidaka ada masalah pada mobil anda. Kecelakaan bisa menyebakan poros axle menjadi bengkok yang serius. Anda seharusnya memperhatikan bahwa getaran berasal dari mobil dimana semakin kencang anda mengemudi, getaran akan semakin parah. Jika poros axle baik – baik saja dan tidak mengalami pembengkokan, kemudian periksa CV joint (sambungan universal) di ujung dari poros axle. Jika sambungan aus maka hal ini memungkinkan menyebabkan getaran pada mobil.4. Caliper Rem Cakram Macet (Stucked Brake Caliper)
Jika terdapat rem cakram dan kaliper macet, hal ini tentu juga akan menyebabkan mobil mengalami getaran, dalam situasi seperti ini roda kemudi akan bergetar pada kecepatan 45 km/jam. Getaran akan semakin parah setelah akselerasi bertambah dengan kecepatan yang lebih tinggi. Pada akhirnya jika anda menghentikan mobil, akan tercium bau terbakar yang masuk ke dalam kabin.
Baca Juga : Gejala dan Penyebab Rem Caliper Disc Brake Macet
5. Bearing Roda (Wheel Bearing)
Roda mungkin menyebakan getaran. Jika semuanya terhubung ke dalam mobil dengan semestinya, bearing roda adalah salah satu penyebab mobil bergetar. Sebagian besar bearing roda seharusnya bertahan paling lama atau sama dengan jarak tempuh mobil itu sendiri. Bagaimanapun juga, mobil jika dikendarai terlalu sering dan teratur, bearing roda akan longgar dan menjadi tidak aman. Jika kasus seperti ini anda alami, segera bawa mobil anda ke bengkel resmi. Bearing roda akan menyebabkan masalah dan getaran yang sangat serius, kecelakaan mungkin akan terjadi akibat masalah ini.6. Brake Rotor bengkok (Disc Rotor)
Periksa jika disc rotor anda bengkok. Jika iya, hal ini akan mengakibatkan permukaan sisi dan kanan mengalami beda ketinggian, dan sebagai hasilnya, caliper dan kampas rem (brake pad) tidak mampu menerima tekanan pengereman dengan baik saat rem di injak.
Baca Juga : Cara Mengatasi dan Perbaiki Rem Tromol Mobil Macet
Terimakasih sudah membaca, semoga bermanfaat :)
Terimakasih sudah membaca, semoga bermanfaat :)


0 Ulasan