ads space

Lampu Indikator Pada Mobil yang Perlu Kamu Ketahui

Di era sekarang, teknologi kendaraan dengan menggunakan teknologi EFI (elektronik Fuel Injection) merupakan teknologi yang sudah lumrah digunakan dalam dunia otomotif, entah itu motor ataupun mobil. Nah sobat blogger taukah kalau di dalam kendaraan khususnya mobil dimana terdapat berbagai indikator yang menyala saat awal ingin menghidupkan mobil, apakah sobat mengetahui fungsi dan indikator yang dimaksud ? mari kita bahas Indikator Pada Dashboard Mobil yang penting untuk sobat ketahui.

10 Indikator Lampu Pada Dashboard Mobil

1. Indikator Engine

Indicator lampu pada engine dapat diartikan apabila indikator ini menyala menandakan ada sensor yang bekerja abnormal sehingga oleh ECU dibaca dan disampaikan dengan indikator yang menyala,
Nah apabila kendaraan sobat masih bisa digunakan atau running, bawalah menepi segera dan jangan panik, hal yang paling simple adalah dengan mencabut terminal negative battery dalam rentang waktu kurang lebih 5 detik. Hal ini bertujuan untuk me-reset pembacaan atau learning ECU.

Dahsboard Indicator Lamp

2. Indikator Parking Brake

Untuk indikator ini mungkin sobat sudah banyak yang mengetahui, apabila indikator P menyala pada dahsboard mobil sobat tentu ini menandakan bahwa Parking Brake dalam keadaan “ditarik”, nah disebagian kendaraan apabila lupa untuk melepas parking brake akan terdengan alarm “ buzzing”, jangan kawatir sobat tinggal lepas Parking brake, secara otomatis “buzzing” akan hilang.


3. Indikator Door Opening

Sesuai dengan namanya, indikator ini akan menyala apabila pintu dari kendaraan sobat tidak dalam kondisi tertutup secara penuh, nah ini adalah hal yang wajar mengingat indikator ini bertujuan untuk keselamatan para penumpang yang ada didalam kendaraan.


4. Indikator SRS Air Bag System

Nah apabila dalam kendaran sobat mengalami abnormalitas pada sistem air bag, maka indikator berikut akan muncul,  indikator berikut menginformasikan si pemilik kendaraan agar melakukan pemeriksaan segera ke bengkel resmi terdekat dimana sistem air bag mengalami masalah, tidak hanya meliputi air bag, problem berikut juga bisa disebabkan oleh part lain, semisal kesalahan ECU dalam proses learning.


5. Indikator  ABS (Anti Lock Braking) System

Nah untuk indikator ini dari namanya saja sudah ketahuan, Anti Lock Braking System adalah sistem rem anti kunci yang dikendalikan oleh ECU secara elektronik, dimana sistem ini akan bekerja saat kecepatan tinggi dan dilakukan pengereman secara mendadak,  ABS bertujuan untuk mempermudah kontrol kemudi saat dilakukan pengereman secara mendadak. Tidak ada metode perbaikan secara temporer untuk problem berikut, apabila kendaraan sobat mengalami hal ini segera bawa ke bengkel resmi terdekat


6.  Indikator Steering  EPS

Nah sesuai dengan namanya, indikator Steering EPS atau Electronic Power Steering akan muncul dengan tanda Steering  wheel menyala disetai dengan kondisi pengoperasian steer jadi lebih berat.
Nah untuk menindak lanjuti masalah yang terdeteksi, apabila kendaraan sobat masih bisa digunakan segera bawa ke bengkel resmi terdekat. Kondisi berikut terjadi dimana terdapat kegagalan fungsi dari elektronik power steering, bisa motornya, torque sensornya, kesalahan learning value dari ECU atau pun wiring mengalami problem



7. Indikator Battery

Indikator battery menginformasikan bahwa kendaraan megalami masalah pada sistem pengisian / charging sistem. Dimana charging system ini meliputi : Alternator, Wiring, Battery ataupun ECU-nya.
Untuk standart pengisian normal masing – masing merek kendaraan berbeda – beda, masalah yang sering timbul adalah Low charge, Over Charge, Excessive Noise (electrical). Nah untuk kondisi berikut tidak bisa dihindari selain melakuan pemeriksaan dan perbaikan di bengkel resmi terdekat.


8. Indicator Oil Warning

Sesuai dengan namanya, kondisi berikut akan timbul apabila kondisi oli dalam mesin atau kendaraan mengalami “kekurangan” jumlah atau kondisi oli sudah tidak mampu lagi mendinginkan suhu mesin, nah jika hal ini terjadi di tengah perjalanan apabila memungkinkan silahkan sobat menepi dahulu, buka kap mesin, cabut stik indikator oli, apakah kondisi oli dalam keadaan kurang ? ( batas minim ), apabila kurang tambahkan sesuai spesifikasi dan quantitynya. (baca juga)


9. Indicator Temperature

Untuk kondisi berikut sangat berbahaya apabila sobat melanjutkan perjalanan dengan kondisi Temperature lamp pada dashboard menyala, kondisi berikut bisa menyebabkan Engine Overheat dan mengakibatkan engine berhenti mendadak / mogok. Kegagalan dari fungsi saluran pendingin, learning value ECU, kebocoran sistem pendingin, serta quantity cairan pendingin yang kurang. Menepilah untuk sesaat dan hubungi bengkel resmi terdekat untuk segera mendapatkan penaganan.



10. Indicator Seat Belt

Seat belt indicator lamp akan menyala apabila passenger atau driver tidak megenakan sabuk keselamatan, nah ini merupakan fitur keselamatan yang telah disematkan hampir diseluruh kendaraan baru. Jadi fitur ini mengingatkan sobat untuk lebih berhati hati dan berperilaku aman saat berkendara.




Demikianlah informasi dan sharing yang bisa otoweel berikan, happy blogging and see you J

Catat Ulasan

0 Ulasan