Sistem Pelumasan
Sistem pelumasan atau sistem lubrikasi adalah sebuah sistem pendinginan, system pembersihan dan sistem anti friction / anti gesekan yang diterapkan dalam sebuah mesin.
sistem pendingin dibagi dalam beberapa jenis, untuk jenis Passenger car motor oil dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
PCMO
(Passenger Car Motor Oil)
Pelumas yang digunakan pada mesin pembakaran dalam untuk jenis kendaraan penumpang berbahan bakar bensin (premium, pertamax, pertamax plus, pertalite, atau produk bahan bakar lain seperti shell, petronas yang setara dengan yang telah disebutkan diatas) beroda empat.
PCDO
(Passenger Car Diesel Oil)
Pelumas yang digunakan pada mesin pembakaran dalam disel putaran cepat berbnahan bakar solar (Bio Solar, Pertamina Dex, dll), untuk jenis kendaraan penumpang ringan beroda empat.
HDDO
(Heavy Duty Diesel Oil)
Pelumas yang digunakan pada mesin diesel putaran cepat tugas berat ( alat berat, genset putaran cepat) berbahan bakar solar.
MCO
(Marine Diesel Oil)
Pelumasan mesin diesel putaran menengah / lambat untuk genset industri dan kapal
TCO
(Two Cycle Oil)
Pelumas untuk mesin 2 langkah
SEO
(Small Engine Oil)
Biasanya pelumas digunakan untuk kendaraan roda 2.
Formulasi Pelumas Mesin
![]() |
| Formulasi Pelumas |
Kemampuan Pelumasan (Performance Level)
- Kemampuan Pelumasan atau unjuk kerja pelumas ditetapkan oleh institusi dan OEM yang mewakili berbagai wilayah belahan dunia :
- - Wilayah Amerika Utara :
- API ( American Petrolium Institute )
- OEM di Amerika Utara
- - Wilayah Eropa
- OCEA ( Association des Constructeurs Europen d'Automobile)
- OEM di Eropa
- - Jepang
- JASO ( Japanese Automobile Standard Organization )
- OEM di Jepang
- Global
- ILSAC ( International Lubricant Standarization and Approval Commitee )
- Spesifik menetapkan batasan Fuel Economy ( ILSAC GF Series ).
Nah demikian dulu informasi seputar sistem lubrikasi dan macam - macam lubrikasi, next saya akan berbagi informasi mengenai lubrikasi, masih di seputar performance level. semoga bermanfaat.


0 Ulasan