Fuel consumption atau bisa dikatakan pemakaian bahan bakar yang di perlukan untuk menempuh jarak yang sama dan dalam kondisi dan aturan yang diperlakukan sama.
Fuel consumption test bertujuan untuk mengetahui efisiensi pemakaian bahan bakar dalam suatu kendaraan dimana kendaraan tersebut bertujuan untuk membandingkan seberapa irit-kah kendaraan yang dilakukan pengetesan.
Fuel Consumption Test
Dalam pengambilan data Fuel Consumption Test terdapat dua metode yang digunakan :
1. Full to Full Pattern
2. Use Flow Meter Injection
Metode Full to Full Pattern
Full to full pattern, apa itu ?
adalah metode manual yang digunakan untuk melakukan uji konsumsi bahan bakar pada suatu unit kendaraan dimana pengambilan jarak dan pengisian bahan bakar dilakukan pada titik yang sama ( jarak tempuh dan stasiun pengisian bahan bakar ).
atau simplenya adalah mobil A start pada 0 km, mobil B start pada 0 km, berapa liter kah konsumsi bahan bakar yang diperlukan untuk mencapai stasiun bahan bakar yang sama ?
walaupun kurang akurat kondisi ini masih digunakan dengan tujuan untuk compare data pada saat uji Fuel consumption.
Metode Flow Meter Injection.
Untuk metode yang kedua, kita hanya perlu melakukan pencatatan pada alat yang sudah kita pasang pada unit yang akan dilakukan pengambilan data Fuel Consumption Test.
Simplenya prinsip ini adalah, berapa mm kah bahan bakar yang di injeksikan ke dalam ruang bakar dalam jarak tempuh dan kondisi pengendaraan yang sama ?
Nah disitu tertera tinggal kita ambil datanya, untuk gambar akan saya lengkapi nanti (untuk saat ini masih belum bisa saya pasang).
Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi dalam pengambilan data fuel consumption, diantaranya adalah :
1. Kondisi driving habit yang sama (Driver)
2. Berat atau load yang sama dalam satu mobil ( Berat Driver ditambah dengan Co driver )
3. Kondisi dalam pengetesan yang telah saya lakukan adalah 1 driver, 1 co driver
4. Posisi Driver dan co Driver harus menyilang ( driver kanan depan, Co driver Kiri Belakang, dengan penambahan beban yang sama)
5. Pada kondisi dan jalan yang sama mendapatkan perlakuan yang sama pula, diantaranya :
- Penggunaan Transmisi yang sama (1st Gear, 2nd Gear, 3rd Gear dst..)
- Penggunaan Kecepatan/ Speed yang sama.
- Menggunakan beban kendaraan ( AC, Lampu, Radio dan beban lain dalam kondisi yang sama ).
- Melakukan pergantian driver dan co-driver di tempat dan titik sama (dengan jarak tempuh yang sama pula)
Nah Hal diatas bertujuan untuk mendapatkan pola yang sama dalam setiap mobil / kendaraan yang dilakukan pengujian.
Road Pattern Test
![]() |
| Road Pattern |
![]() |
| Road Pattern |
Apa itu road pattern test ?
Road Pattern atau pola jalan adalah kondisi jalan yang dilalui dalam pengambilan data uji coba fuel consumption test.
Dalam pengambilan Fuel Consumtion Test terdapat Pattern / Pola jalan yang akan dilakukan pengambilan data, diantaranya adalah :
- Urban Road Condition
- Sub-Urban Road Condition
- Highway Road Condition
- Hilly Road Condition ( up and down hill road condition )
Dalam melakukan fuel consumption test, saat melewati kondisi jalan tersebut, kendaraan harus menerapkan ke 5 kondisi diatas, hal ini untuk mendapatkan, performance, drive ability, confortability dan tentunya Fuel consumption yang diperlukan selama melewati jalan tersebut.
Nah sekian dulu informasi yang bisa saya share, semoga menambah ilmu dan bermanfaat bagi sobat blogger sekalian. See you and happy blogging :)




0 Ulasan